Ingin Ku Bertanya,
siapakah aku di hidupmu ?
apakah aku hanya seseorang teman bagimu ?
apakah aku hanya seseorang yang sekedar mengisi waktu luangmu ?
atau aku adalah seseorang yang selalu mengganggumu ?
berartikah kehadiranku buatmu ?
itu adalah sebagian dari beribu banyaknya pertanyaan yang tak terucap,
sebagian pertanyaan yang sering muncul dalam pikiranku,
tapi sudahlah, sekeras apapun aku berfikir, satupun tak dapat ku temukan jawabannya,
aku yang tak pernah bertanya, tidak akan pernah menemukan jawabannya.
untuk sekarang, meski aku tidak tahu siapa aku dihidupmu,
aku akan tetap berusaha untuk selalu ada buatmu,
karena aku sadar, untuk apa sebuah pengakuan tanpa adanya pembuktian,
memang tak akan mudah menjalani semuanya,
berjuang tanpa di perjuangkan adalah hal yang kulakukan saat ini,
itu lah pikir ku,
hari-hari yang ku lalui dengan harapan,
meski terkadang hanya menjadi angan-angan,
perjumpaan yang selalu kuusahakan, meski tuhan kadang tak merestui,
aku sadar, aku hanyalah salah satu bintang yang menyukai satu bulan,
senyumanmu, itulah alasan ku ingin melihatmu,
suara tawamu, itulah alasan ku mempermalukan diriku,
keberadaanmu, itulah alasan ku menemuimu,
kebahagiaanmu, itulah hal yang paling ku nantikan darimu.
meski aku mengenalmu, namun sebenarnya aku tidak tahu apa-apa,
aku tidak tahu apa yang kau pikirkan tentang semuanya,
aku berlagak mengenalmu hanya agar aku merasa dekat denganmu,
setidaknya itulah satu-satunya hal yang bisa ku lakukan untuk menghibur hatiku,
banyak orang yang selalu menasehatiku untuk berhenti,
namun mereka hanya tahu dari apa yang mereka lihat,
aku lah yang mengerti perasaanku dan apa yang sedang kulakukan,
karena aku mengerti, perjuangan ku belum berakhir,
meski beribu kekesalan, beribu kecemburuan, beribu amarah yang ku pendam,
aku tidak akan, tidak akan menyerah secepat ini, menyerah semudah ini,
selama masih ada sepercik kebahagiaan yang kurasakan,
aku tidak akan pernah meyerah meski ribuan tusukan di hati,
biarlah malam yang selalu mendengar ceritaku,
aku yang selalu bingung akan perasaanku sendiri,
hati yang selalu bertahan dari ribuan alasan pikiran,
namun aku bersyukur tuhan memberikan ku hati yang kuat,
hati yang dapat tetap bertahan dari segala ketidakpastian,
walau hanya diriku ini,
aku ingin kau merasa cukup,
namun aku tahu, hati bukanlah sesuatu yang mudah di atur,
hanya satu harapan ku untuk hatiku,
tegarlah dalam keadaan apapun,
percayalah aku sedang mempersiapkan kebahagiaan untukmu,
kebahgiaan untuk kita, percayalah.
AKU,
seseorang yang akan tetap berjuang,
meski hanya setitik kebahagiaan yang kurasakan,
namun, itu mengalahkan berjuta kesedihan,
kesedihan yang selama ini kurasakan.
Medan, 31 Agustus 2019 - Surat 💖
0 comments:
Posting Komentar