Sabtu, 31 Agustus 2019

Perasaan

Ingin Ku Bertanya,

siapakah aku di hidupmu ?
apakah aku hanya seseorang teman bagimu ?
apakah aku hanya seseorang yang sekedar mengisi waktu luangmu ?
atau aku adalah seseorang yang selalu mengganggumu ?
berartikah kehadiranku buatmu ?

itu adalah sebagian dari beribu banyaknya pertanyaan yang tak terucap,
sebagian pertanyaan yang sering muncul dalam pikiranku,

tapi sudahlah, sekeras apapun aku berfikir, satupun tak dapat ku temukan jawabannya,
aku yang tak pernah bertanya, tidak akan pernah menemukan jawabannya.
untuk sekarang, meski aku tidak tahu siapa aku dihidupmu,
aku akan tetap berusaha untuk selalu ada buatmu,
karena aku sadar, untuk apa sebuah pengakuan tanpa adanya pembuktian,

memang tak akan mudah menjalani semuanya,
berjuang tanpa di perjuangkan adalah hal yang kulakukan saat ini,
itu lah pikir ku,

hari-hari yang ku lalui dengan harapan,
meski terkadang hanya menjadi angan-angan,
perjumpaan yang selalu kuusahakan, meski tuhan kadang tak merestui,
aku sadar, aku hanyalah salah satu bintang yang menyukai satu bulan,

senyumanmu, itulah alasan ku ingin melihatmu,
suara tawamu, itulah alasan ku mempermalukan diriku,
keberadaanmu, itulah alasan ku menemuimu,
kebahagiaanmu, itulah hal yang paling ku nantikan darimu.

meski aku mengenalmu, namun sebenarnya aku tidak tahu apa-apa,
aku tidak tahu apa yang kau pikirkan tentang semuanya,
aku berlagak mengenalmu hanya agar aku merasa dekat denganmu,
setidaknya itulah satu-satunya hal yang bisa ku lakukan untuk menghibur hatiku,

banyak orang yang selalu menasehatiku untuk berhenti,
namun mereka hanya tahu dari apa yang mereka lihat,
aku lah yang mengerti perasaanku dan apa yang sedang kulakukan,
karena aku mengerti, perjuangan ku belum berakhir,
meski beribu kekesalan, beribu kecemburuan, beribu amarah yang ku pendam,
aku tidak akan, tidak akan menyerah secepat ini, menyerah semudah ini,
selama masih ada sepercik kebahagiaan yang kurasakan,
aku tidak akan pernah meyerah meski ribuan tusukan di hati,

biarlah malam yang selalu mendengar ceritaku,
aku yang selalu bingung akan perasaanku sendiri,
hati yang selalu bertahan dari ribuan alasan pikiran,
namun aku bersyukur tuhan memberikan ku hati yang kuat,
hati yang dapat tetap bertahan dari segala ketidakpastian,

walau hanya diriku ini,
aku ingin kau merasa cukup,
namun aku tahu, hati bukanlah sesuatu yang mudah di atur,

hanya satu harapan ku untuk hatiku,
tegarlah dalam keadaan apapun,
percayalah aku sedang mempersiapkan kebahagiaan untukmu,
kebahgiaan untuk kita, percayalah.

AKU,
seseorang yang akan tetap berjuang,
meski hanya setitik kebahagiaan yang kurasakan,
namun, itu mengalahkan berjuta kesedihan,
kesedihan yang selama ini kurasakan.

Medan, 31 Agustus 2019 - Surat 💖
Share:

Tentangmu

Pagi itu ku lihat engkau duduk di dalam ruangan itu,
Entah sejak kapan kau berubah,
Kau menjadi lebih manis dari biasanya,
Apakah karena aku sudah lama tidak melihatmu,
Atau karena ku masih memiliki rasa padamu,

Tetapi nyatanya kau tetap sama,
Hanya melirikku dari jauh,
Membuang muka saat ku tatap,
Apakah kau begitu membenciku,

Mungkinkah memang ini yang kau mau,

Ingatkah kau tentang masa yang pernah kita habiskan bersama,
Sebenarnya selama itu aku tidak pernah tidak memikirkan mu,

Waktu yang berlalu mungkin tak engkau tahu, selalu aku suka padamu,
Cerita yang pernah kau ucap mungkinkah tentang dirnya,
Mengapa aku terus memikirkan mu,
Selalu memikirkan mu,

Aku yang kini hanya bisa melirikmu,
Aku yang tak bisa memandangmu langsung,
Aku yang bukan siapa siapa lagi,

Pernahkah terfikir olehmu,
Sedikit tentang rasaku padamu,
Rasa yang tak pernah hilang,
Rasa yang masih tak terbendung,

Aku seperti terjebak dalam ilusi mu,
Entah tak bisa keluar dari rasa ini.
Atau memang aku tak ingin mencari jalan keluar,

Aku yang kini tak bersamamu,
Kau yang sudah lupa tentangku,
Kita yang tinggal sebuah cerita,

Medan, 31 Agustus 2019 
Share:

Rabu, 28 Agustus 2019

Kenangan

Semoga kamu baik-baik saja
Semoga tidak ada orang yang menyakitimu seperti kamu menyakiti aku,

Walapun kita tak ada hubungan apapun,
Aku berterimakasih,
Untuk hari yang telah berlalu saat kau menemaniku,

Kita pernah bersama seperti bintang dan bulan,
Tapi akhirnya aku sadar , bintang bukan hanya ada satu, bukan hanya aku,

Sekarang, entah dimana dirimu berada,
Sesekali aku teringat kenangan bersamamu saat ku melakukan hal yang biasa kita lakukan bersama
Entah mengapa, meski kau begitu menyakitiku,
Terkadang aku masih mengingat kenangan manis berasamamu,

Meski kini, mungkin kau sudah punya kehidupan lain bersama yang lain,
Ku harap aku juga bisa sepertimu,
Melangkah ke arah yang lain, yang tak menuju ke arahmu lagi,

Aku ingat saat itu, aku merasa hanya kamu yang sayang padaku,
Aku langsung menilai kau lah yang terbaik untukku,
Aku masih ingat saat kita pernah saling mencintai,

Aku sadar , semua yang pergi akan pulang,
Meski aku tahu yang akan pulang darimu hanyalah kenangan,
Aku harap kenangan yang pulang adalah kenangan yang ingin ku kenang,

Jaga dirimu disana,
Meski kau tak lagi bersamaku,
Selama aku masih ada di bumi,
Rasa cintaku takkan pernah hilang padamu,
Bukannya aku bodoh, tapi aku ingin membuktikan pada dunia,
Bahwa yang setia itu masih ada,
Bahwa kenangan itu tak selamanya meninggalkan luka,

Hidup itu tak sekedar merelakan,
Meski aku tau sesuatu yang datang akan pergi,
Aku tak menyangka kau pergi secepat ini,
Meninggalkan ku tenggelam sendirian,
Membiarkan ku di terpa semua kenangan,
Kenangan yang hanya menyayat hati,

Aku tak tahu mengapa engkau memilih pergi dan menghilang,
Bulan-bulan yang kulalui tanpa dirimu, begitu menyakitkan, betapa pahitnya,
Sekuat hati aku belajar untuk menerima bahwa aku bukan lah orang yang kau inginkan.
Aku dan kau hanya manusia yang mudah berubah,

"Aku menyadari satu hal bahwa yang memang bukan untukku sekeras apapun ku paksakan sekuat hatiku tak kan mungkin jadi milikku, jika kau tak juga memperjuangkan ku, tetap saja kita tak akan menjadi sebuah cerita indah berakhir bahagia"

Sekarang,tiba saatnya kita harus berpisah,
Aku ingat engkau sangat baik padaku,
Bahwa pernah ada, dirimu dalam hidupku,
Engkau yang sangat berearti bagiku,

Setelah hari ini , yang tersisa hanya lah sepi,
Ku berdoa semoga lekas kembali seperti dulu,
Bagai mana mungkin aku lupa akan dirimu,
Sepanjang aku masih hidup didunia,
Baik-baik disana,

Kini kita telah berpisah,
Semoga kita menemukan kebahagian.


Medan, 28 Agustus 2019 - Untuk Kenangan.
Share:

Minggu, 25 Agustus 2019

Tentang Cinta















Sekilas tentang diriku
Yang lama menanti mu
Yang mencoba memikat hatimu
Ku ingat jumpa kita pertama kali

Janji yang ingin ku ucap
Tuk satukan hati kita
Namun tak pernah terjadi

Mungkinkah masih ada waktu
Yang tersisa untukmu
Kuharap masih ada cinta di hatiku

Andaikan saja engkau tahu
Ku telah hadirkan cintaku
Inginku kau melepasku dengan pelukan

Sesal yang kan datang selalu
Takkan membuatku kembali
Sesalkah kau yang tak pernah tahu
Hingga semuanya pun kini telah berlalu

Maafkan aku

Mungkinkah masih ada waktu
Yang tersisa untukmu
Mungkinkah masih ada cinta di hatiku
Andaikan saja engkau tahu
Ku telah hadirkan cintaku
Inginku kau melepasku dengan pelukan


Dari lagu : Ipang - Tentang Cinta,
Penulis lagu: Anggriani
Share:

Sabtu, 24 Agustus 2019

Dia

Dia,

Seseorang yang aku sendiri sulit menjelaskannya,
Seseorang yang sangat ku kenali namun sulit mendeskripsikannya,
Seseorang yang selalu ku mengerti,
Seseorang yang aku cintai.

Mungkin akhirnya kutemukan dirinya,
Dia yang ingin sekali ku bahagiakan,
Yang selalu aku pandangi meski dari kejauhan,
Dia yang sulit untuk kugapai.

Ntah sejak kapan aku mengenalnya,
Aku lupa sudah berapa lama memandanginya,
Bagiku semua terasa sangat lama,
Aku merasa sudah sangat lama mengenalnya,
Mengenal dirinya yang sangat ingin kumiliki.

Dia yang lembut,
Dia yang manja,
Dia yang egois,
Dia yang pesek,
Dia yang kucinta.


Medan, 24 Agustus 2019
Share:

Rasa


Apalah dayaku yang hanya bisa melihatmu dari jauh,
Sungguh aku tak tahu sampai kapan aku akan bertahan,
Bertahan menahan semua rasa ini, rasa yang tak mungkin ku katakan,
Bodohnya diri ini yang berharap engkau mengerti,

Aku yang kini hanya bisa tersenyum saat melihatmu,
Aku yang hanya bisa mengagumimu dari kejauhan,
Aku yang terjebak dalam kebodohanku sendiri,
Aku yang berharap menemukan kebahagiaan bersama mu,

Haruskah ku tetap bertahan ?,
Haruskah tetap ku pendam rasa ini ?
Kemana lagi aku akan membawa rasa ini,
Ntahlah aku tak tahu lagi ingin berbuat apa,
Akankah raga ini sanggup untuk bertahan,
Menahan semuanya yang bertahan selama ini.

Ingin sekali kutanya pada hati ini,
Apakah telah kau abaikan lelahmu ?,
Tidak pedulikah kau akan pikiran yang terus menyuruhmu untuk menyerah,
Tidak kah kau lihat raga yang telah lelah menahan semua beban rasa,

Aku tak mengerti mengapa cinta,
Mengapa cinta ini membuatku begini,
Membuat ku selalu memikirkannya,
Dia yang tak pernah tau tentang semuanya.

Share:

Kamis, 22 Agustus 2019

Cerita yang kau tak ketahui


Entah mulai kapan aku mengejarmu, ...
Ntah lah, kini aku sudah tak perduli hal itu,
Saat ini, kumohon dengarkanlah dan jangan terkejut,
Perasaan yang ku miliki.

Sesungguhnya kusadari,
Selama ini, perasaan ini hanya untukmu,
Untuk wanita yang selalu ku tinggikan namanya,
Untuk wanita yang selalu ku rindukan,

Akhirnya telah ku temukan,
Seseoraang yang ingin ku bersamanya,
Namun, takkan tersampaikan semua yang kurasakan,
Jangan, jangan, jangan menangis,...
Itu lah yang kupikirkan.

Aku selalu bersikap tegar dalam kesedihanku,
Aku mulai berpura-pura untuk tidak tertarik,
Bodohnya aku yang merasa itu semua akan berhasil,
Hati terasa tertusuk saat ku memalingkan wajahku darimu,

Ah.....,
Inilah rasanya jatuh hati,..
Beginilah rasanya,...
Sungguh perasaan yang aneh,

Aku harus apa?.., terdengar dari dalam hati,
Berada di dekatnya sudah cukup bagiku,
Namun, sebenarnya tidak lah begitu,
Sudah cukup aku membohongi perasaanku sendiri,

Tawa mu,...
Senyum mu,....
Wajah mu yang polos,...
Wajah marahmu,...
Aku hanya bisa terdiam bahagia,
Melihat semua itu,
Melihat semua yang kusuka,
Melihat kebahagian terpancar darimu,

Ah......
Tak bisa ku katakan,
Tak akan ku katakan,
Tak ada kesempatan,

Biarlah semua ini menjadi rahasia kecilku,
Tentang mu, tentang perasaanku,
Segala hal yang tak bisa ku ungkapkan,
Segala hal yang ingin ku sampaikan,

Biarlah kenangan manismu tetap bersamaku,
Biarlah kuingat semua hal indah itu,
Biarlah menjadi rahasia milikku,

Milikku, untukku, dan tak seorang pun tau.

@ 22 August 2019

Share:

Bunga & Cinta

Jika kau suka bunga, jangan lah kau petik.
Karena bunga itu akan layu, mati dan kau tak akan menyukainya lagi,
Jadi, jika kau menyukai bunga itu biarkan lah dia tumbuh menjadi sesuatu yang lebih indah.
Sama seperti cinta, semuanya bukan tentang memiliki dan dimiliki.
Semuanya hanya tentang rasa.
Karena cinta, tak selamanya harus memiliki.

@ 22 August 2019

Share:

Surat Cinta Untuk Nama Yang Masih di Lauhul Mahfuzh - By Nurhayati Lubis



Tulisan dari seorang ukhti yang dirahasiakan namanya. ditulis dalam laptop saya dan tersimpan

pada 14 rabiul awal 1436.




Oleh;Asyaqil Jannah




Assalamualaika...warahmatullah...wabarakatuh..

Apakabar taman iman mu? Apakah kau masih setia menyiramnya agar tetap tumbuh segar dan wanginya yang sulit ditandingi nafsumu? Apakabar benteng iman mu? Apakah kau masih menjaga sebagaimana mestinya menjadi benteng yang kokoh dan tak mudah di goyahkan kesibukan duniawimu? Sebagaimana aku yang slalu berusaha menjaga taman iman milikku,yang akutak pernah membiarkan dedaunya gugur melainkan telah aku persiapkan dedaunan yang lain,agar taman imanku tak gersang lagi tandus...

Sudahkah lisan mu terjaga dari jilatan neraka? Berapa ayat cinta yang sudah kau lafaskan dari dua puluh empat jam waktu mu?

Duhai nama yang masih di lauhulmahfuzh,

Meskipun saat ini aku tak tau engkau dimana,tapi aku seakan-akan melihat dirimu dari cermin diriku,yang aku slalu percaya pada janji Rabbku tentang kebahagiaan hakiki.

Tahukah engkau,aku sedang mempersiapkan diriku dengan sebaik-beik iman agar kelak aku siap menyambut kedatanganmu,tahukah engkau,bunga itu akan mekar indah pada waktunya,kerna itu aku slalu menjaganya,ku pagari agar tak ada satu gangguanpun yang mengusik.Agar kau kelak merasa tenang disisiku....

Wahai pemilik nama yang kelak mengisi relung hati...

Tahukah engkau,aku adalah wanita pecemburu berat,tapi jika Allah dan rasulNya yang lebih kau cintai dariku,tentu aku ridho padamu,tahukah engkau,aku adalah wanita yang tak sanggup ditinggal terlalu lama,tapi jika kepergianmu adalah menuju keridhaanNya,betapa aku sangat ridho padamu...

Ayahku slalu mendendangkanku ayat-ayat cinta ilahi,ia slalu berpesan jika engkau telah menjemputku,tak akan ku tinggalkan ayat-ayat cinta itu,

Ibuku slalu berpesan untukmemuliakanmu,menjaga kehormatan dan nama baikmu,

Tahukah engkau,mereka benar-benar ingin menyipakanku menjadi seorang putri yang dicemburui bidadari...

Tapi,maafkanlah...

Jika mencariku membuatmu terlalu sulit,membuatmu harus menyelam lautan,namun tak jua kau temui,maafkanlah jika ternyata aku adalah butiran pasir yang terhampar,seakan tak berharga,kerna bukankah Allah yang menentukan akan seperti apakah aku,sekalipun aku membalut diriku dengan lumpur emas,

Maafkanlah...

Jika kelak telah kau temui aku,ternyata aku bukanlah mutiara yang kau damba slama ini,bukan mutiara yang indah permukaanya,yang kilaunya menggoda setiap mata,

Duhai nama yang masih di lauhul mahfuzh,

Nama yang ibadahnya lebih banyakdariku, Jiwa yang imannya lebih kokoh dari imanku,insan yang ilmunya lebih banyak dariku , betapa sebenarnya aku resah dalam penantian ini...

Betapa sebanarnya ada banyak untaian kata yang ingin aku sampaikan,tapi lembar ini tak akan sanggup menampungnya,maka ku cukupkan sampai disini surat cinta ini...

Semoga Allah mempertemukan kita pada jalan dakwah yang penuh berkah

Cukup sampai disini,see you..

Assalamualaika...




@ 2 August 2017
Share:

Blank Story - By Nurhayati Lubis



Hati itu cuma Allah yg tahu.. Dear, Allahkuu yg maha mengetahui isi hati hamba dengan se penuhnya, maaf kan dan jgn hanya karena sedih, sempit, gelisah saja meminta, memohon pada mu Ya Allah... Allahuma firli wa liwaalidayya warhamhumaa kama robbayaanii shoghiro. Alhamdulillah pendidikan sudah selesai. dan katanya kehidupan sebenarnya pun datang.

Segala keresahan yg tak bisa dikatakan disini, dan engkau yg maha mengetahui segala isi hati ini..

jalan hidup ini mudahkan Ya Allah. Aamin..


@ 23 October 2018
Share:

Untitled Sentences - By Nurhayati Lubis



sekilas melekat pandangan ku pada foto yang terpacak. aku menunduk ! beberapa detik air dari kedua mataku merembes. yah aku gagal menahan air mata ini.




setiap kali aku mengingatmu selalu menjeratkan kepedihan namun juga menyorong kebahagiaan. hingga kini, rasa sedih ini terus membayang akan rindu yang terpendam yang tak bisa ku katakan lagi kepadamu. seperti tak percaya akan semua kenyataan ini. tubuhku bergetar hebat dan berat sekali rasanya untuk bangun dari mimpi indah ini.




mengingat masa silam, aku hanyalah orang asing yang tiba-tiba masuk dalam kehidupannya. senang sekali rasanya bisa mengenal sosok seperti dirinya, yang selalu memberikan cahaya kepada orang lain. saat itu juga aku ingin lebih dalam bisa mengenalnya. dia berbeda sekali dengan yang lainnya, kelihatan dari sikap dan sopan santunnya saat berbicara kepada ku.

........


@ 8 August 2012
Share:

Risau Ku - By Nurhayati Lubis



ku coba Jadi yang terbaik.


ku coba, walau ku tak sanggup.

aku ragu untuk itu. aku punya hidup.

aku punya rasa. aku punya hak dan pilihan.

aku seperti menemukan risau dalam batin ku.



ku coba untuk membuang kenangan pahit.



rasa damai mengerubungi hidup ku.

kadang tak sempurna apa yang aku rasakan.

karena itu hanya dalam bayangku.

aku tidak ingin meraba.

aku tidak ingin bersembunyi.

hingga membuat raga dan pikiran ku melayang.

terkadang aku memikirkan apa yang belum nyata bagi ku.

semakin dekat aku merasakan, semakin ingin untuk mencapai kenyataan.

karena kelihatan lebih berharga untuk sebuah peristiwa dan kenangan.

namun Khayalku tak mampu terwujud.

hanya mampu membuatku gila.

untuk terus berjuang dan bekerja keras.

ingin ku temukan kebahagian yang mungkin akan menanti.






@ 25 September 2011
Share:

:"( - By Nurhayati Lubis



Rasanyaa..

Terlalu takut

Terlalu khawatir

Terlalu berharap

Terlalu berat


Dan tidak rela..

Ku tak ingin kau jauuh..

Ku tak ingin kau pergi..

Inginkan, milikilah diri ku saja..

Egois kah?


Waktu berlalu selalu dalam resah..

Rasanya tak sanggup..

Tak pula ingin menyalahkan siapapun..


Apalah dayaku...

Apalah aku..

Siapalah aku..

Bukan inilah aku..


Aku yg Sedih..

Aku yg menagis dalam doa..

Aku yg sakit...

Namun hanya bisa mengatakan

"ya mau gimana lagi"

Adalah ungkapan yg di dalamnya banyak sekali rasa yg tersembunyi..




"Ya mau gimana lagi.."

ALLAH Ku.. Ku menunggu nya..

Ku mencintai nya dan ingin kan dirinya dengan cara Mu tanpa melukai siapa pun.


@ 7 July 2011
Share:

Datanglah - By Nurhayati Lubis



Jangan Pergi

Jika ingin, Sapalah kami

tak mengapa, datanglah

kami menunggu


ingin kami tahu

tahu keadaanmu

datanglah..

ceritakan keseruan seperti dulu

kau tak rindu kah?

adakah dinding hati mu bersuara ?

seperti dulu yang sering kau katakan


datang lah kami merindu

kami ingin bertemu

datanglah kerinduan kami...


@ 11 January 2017
Share: